Page 184 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 184
PROFIL PENERIMA APRESIASI SATU INDONESIA AWARDS 2011
RATNA INDAH KURNIAWATI
PASURUAN, JAWA TIMUR
MELAWAN DUSTA KUSTA
mat hanya bisa pasrah ketika
suatu hari, pada 1997, dia
A mendapati salah satu jari
tangannya tanggal. Jari itu memang
telah mati rasa dan kehilangan fungsi
akibat penyakit kusta. Jadi, saat jarinya
copot, ia tak merasa sakit. Satu per satu
jari yang lain ikut tanggal. Tanpa jari
tangan, warga Desa Rebalas, Kecamatan
Grati, Pasuruan, ini terpaksa bergantung
pada orang tuanya karena cuma bisa
bekerja serabutan. Kadang ia mencari
kayu bakar, kali lain menjadi pemetik
sayuran. Tapi itu tinggal cerita di masa
lalu. Sejak Agustus lalu, Amat–kini 40
tahun–bisa tersenyum. Ia sudah memiliki
usaha sendiri beternak jangkrik.
Per bulan ia bisa panen 26 kilogram
jangkrik. “Harga jualnya Rp 20 sampai
30 ribu per kilo,” pungkasnya. ada 20 mantan penderita yang sudah
dapat bekerja,” kata Ratna. Menjadi
Wanita berhati mulia yang merupakan perawat sejak 2004, wanita kelahiran 23
perawat di Pusat Kesehatan Masyarakat April 1980 ini saat itu bertugas sebagai
(Puskesmas) Kecamatan Grati itu tak perawat dan pengelola program kusta di
cuma mengembalikan kehidupan Amat, Puskesmas Grati. Ratna mendata ulang
tapi juga dua mantan penderita kusta penderita kusta di wilayah kerjanya,
lainnya yang juga telah menjadi juragan yang mencakup 9 desa. Ia menghubungi
jangkrik. Selain mereka ada dua mantan mereka satu demi satu untuk
penderita kusta yang membuka usaha mengetahui status terbaru penyakit
menjahit dan menyulam. “Semuanya mereka.
94

