Page 180 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 180

PROFIL PENERIMA APRESIASI SATU INDONESIA AWARDS 2010






           MUHAMMAD FARID
           BANYUWANGI, JAWA TIMUR
           SAYUR UNTUK SEKOLAH




                 sianya masih muda, 34 tahun.
                 Tapi pada 2005 dia mampu
          U mendirikan SD dan SMP Alam
           di bawah Yayasan Banyuwangi Islamic
           School di lahan seluas 3.000 meter
           persegi. Ada 70 siswa belajar di sana.
           Farid menjabat Kepala Sekolah SMP
           Alam. Pengelolaan SD dia serahkan pada
           sahabatnya,Suyanto. Sekolahnya unik,
           tak ada ruang kelas dan bangku. Farid
           hanya membangun aula, sebuah langgar
           alias mushala kecil, serta satu sanggar.
           Sisanya saung-saung kayu sederhana.
           Para siswa bebas belajar di mana saja.
           Seragamnya hanya satu stel untuk Senin   sekali mereka melakukan kegiatan
           dan Selasa. Selebihnya pakaian bebas.   outbond di halaman sekolah. “Untuk
           Siswa tak harus memakai sepatu, kalau   membangun karakter kepemimpinan,”
           memang tak punya. Mayoritas para    kata Farid. Ia mendirikan sekolah
           murid dari keluarga kurang mampu    dengan kurikulum kreatif karena
           sehingga mereka boleh membayar      suntuk dengan metode-metode usang
           sekolah dengan sayur-mayur. Kalau   di sekolah-sekolah umum.Gunung
           memang terpaksa boleh sekolah gratis.  Lemongan terletak di Kecamatan
                                               Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa
           Soal kualitas boleh diadu. Dengan   Timur. Tak kurang dari 6000 hektare
           kurikulum gabungan modern dan       areal hutan lindung di sini yang
           pondok pesantren salafiyah, para    kondisinya kritis, kering dan kerontang.
           siswa bisa menguasai Bahasa Arab dan   Debit sumber mata air di sembilan
           menghapal Al-Qur’an, Bahasa Inggris,   danau menurun, yang antara lain
           Jepang, serta Mandarin. Inggris menjadi   memicu longsor dan banjir bandang di
           bahasa pengantar di sekolah. Sepekan   Jember pada 2006.



           90
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185