Page 189 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 189
HARIANTO ALBARR
MAKASSAR, SULAWESI SELATAN
PENCETUS TERANG DESA
usun berpenduduk 1.500-an
orang di lereng bukit Coppo
D Tile, Desa Bacu Bacu, Makassar
ini tak pernah ada listrik. Pemuda
yang belum lama kuliah di Fakultas
Kimia, Universitas Negeri Makassar, ini
mencetuskan ide dan membuat kincir air
pembangkit listrik di kampungnya pada
2008. Warga pun mendukung dengan
membendung sungai, pohon aren
pun menjadi pipa yang mengalirkan
air hingga mencapai generator bekas.
Air yang deras itu menghasilkan listrik
berkekuatan 3 Kwh; Bahkan kini, sudah
instalasi yang ke-4 berkapasitas 20 kwh.
Desa menjadi benderang.
Kini, tak hanya beberapa rumah tapi
sekolah dan masjid pun turut terang.
Keadaan sosial warga pun membaik.
Penduduk yang mampu membeli kulkas
membuat es dan menjualnya. Anak-
anak bisa belajar di malam hari. Televisi
menjadi hiburan menarik. Beberapa
malah bisa memasak dengan rice mengundang minat desa lain. Impian,
cooker. Semangat kerja petani makin gagasan, dan kerja kerasnya berbuah
tinggi. Bahkan keberhasilannya ini untuk masyarakat sekitar.
99

