Page 193 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 193

PROFIL PENERIMA APRESIASI
        SATU INDONESIA AWARDS 2013






        ANDY SURYANSAH
        KREMBANGAN, SURABAYA
        PAHLAWAN ANTI NYAMUK




           a tinggal di Kampung Dupak Rukun,
           Kelurahan Dupak, Kecamatan
        I Krembangan, Kota Surabaya. Anak
        kedua dari empat bersaudara ini sudah
        berhasil menamatkan pendidikannya di
        Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
        jurusan Teknik Komputer. Banyaknya
        warga yang terserang demam berdarah
        di kampungnya itu mencetuskannya
        membuat alat anti-nyamuk.
        Sebelum menciptakan produk yang
        diinginkan, Andy mengumpulkan
        dulu beberapa elemen yang akan
        digunakannya, seperti lampu dan kawat
        kasa. Bahkan perilaku dan karakter
        nyamuk pun ditelitinya. Sasaran tembak
        alat yang dibuat Andy adalah nyamuk   (UV) dan audiosonik. Secara fisik Falle
        betina. Sebab, nyamuk betinalah yang   terdiri atas rangkaian sumber daya
        menjadi sumber berkembangbiaknya    listrik, pembangkit frekuensi audiosonik,
        nyamuk secara cepat. Ia mempelajari   rangkaian penyengat, serta lampu UV
        karakter nyamuk jantan melalui      yang dilengkapi casing kawat kasa
        sejumlah literatur.                 dua lapis. Semua rangkaian tersebut
                                            mulai bekerja saat Falle dinyalakan.
        Akhirnya, ditemukanlah suara khas   Pembangkit frekuensi audiosonik akan
        nyamuk jantan yang membuat nyamuk   memancarkan gelombang dengan
        betina mendekat. Suara nyamuk       frekuensi tertentu, sehingga menarik
        jantan inilah yang kemudian ditiru   perhatian nyamuk untuk mendatangi
        Andy. Produk yang diciptakannya itu   sumber gelombang. Lampu UV akan
        dinamai Falle, dengan memadukan dua   memancarkan sinar UV yang disukai
        teknologi, yaitu teknologi ultraviolet   serangga termasuk nyamuk.


                                                                          103
   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198