Page 204 - Astramagz - Edisi Oktober 2020
P. 204

PROFIL PENERIMA APRESIASI SATU INDONESIA AWARDS 2017


         BAMBANG SARDI
         PALU, SULAWESI TENGAH

         PEMBARU VCO DARI TADULAKO










                                                kali, Bambang akhirnya bisa
                                                memproduksi VCO pada 2016.
                                                Metode fermentasi anaerob adalah
                                                fermentasi yang tidak menggunakan
                                                bakteri dan tidak memerlukan
                                                oksigen dalam proses penguraian.
                                                Dalam pembuatan VCO ini pula,
                                                Bambang memanfaatkan seluruh
                                                material yang berasal dari buah
                                                kelapa, seperti air kelapa dan ampas
                                                kelapa, sehingga tidak ada yang
          Selama setahun Bambang Sardi       terbuang percuma. Untuk mendapatkan
          mencoba metode baru pembuatan      VCO murni, Bambang menggunakan
          minyak kelapa murni (virgin coconut   kertas saring Whatman No. 40 sebanyak
          oil/VCO). Dosen Teknik Kimia, Fakultas   enam lapis. “Produk ini memiliki
          Teknik, Universitas Tadulako, Palu,   kandungan asam laurat yang lebih tinggi,
          ini menggunakan metode fermentasi   di atas 50 persen” kata Sumarni, dokter
          anaerob dan tidak menggunakan      spesialis Gizi di RS Universitas Tadulako.
          pemanasan dalam pembuatan VCO.     Asam laurat ini dapat berfungsi, antara
          Selama ini, masyarakat Sulawesi Tengah   lain, sebagai anti virus, anti jamur dan anti
          memakai cuka dan pemanasan untuk   bakteri.
          memproduksi VCO. Pria 31 tahun ini
          tertantang mengoptimalkan pemanfaatan
          kelapa yang melimpah ruah di daerahnya.
          Setelah melakukan percobaan berulang




         144
   199   200   201   202   203   204   205   206   207   208   209