Page 133 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 133

ada oknum yang membuka usaha        Yudi mengajak para pengusaha untuk
        dengan nama yang sama, merek Es Gak   berdonasi dan membantu orang-orang
        Beres juga telah didaftarkan pada DKJI   yang membutuhkan lewat berbagai
        Kemenkumham.                        macam program sosial.

        Kini Yudi telah memiliki hampir 500 mitra   Yudi juga telah mendonasikan sebagian
        cabang Es Gak Beres di berbagai daerah.   keuntungan dari usaha Es Gak Beres
        Jumlah tersebut tersebar di Sumatera   melalui hibah ambulans gratis yang
        Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan,   dapat digunakan oleh masyarakat umum
        Riau, Aceh, Jambi, Lampung, Kalimantan   di Kabupaten Asahan untuk membawa
        Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.   orang yang sakit, meninggal dunia, dan
        Dengan jumlah cabang terbanyak di
        Sumatera Utara, Riau, dan Aceh.


        PERHATIAN SOSIAL
        Berawal dari gerobak kecil di pinggir
        jalan, kini Yudi bisa meraup omzet
        antara 100 hingga 150 juta per bulan
        dari penjualan bahan baku ke mitra
        cabang. Hasil pengembangan cabang
        Es Gak Beres bahkan dapat digunakan
        untuk membangun sebuah Café dan
        Resto pada Desember 2020 lalu. Café
        ini juga menjadi salah satu upaya Yudi
        untuk mempertahankan merek agar
        dapat berkembang dan bertahan lebih
        lama lagi. Perkembangan usaha ini   Seorang pekerja menyiapkan pesanan minuman es di
        juga telah membantu mempekerjakan   stand Es Gak Beres di depan Stadion Mutiara Kisaran,
        40 orang karyawan di bidang produksi   Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
        bahan baku dan 10 orang untuk
        pengelolaan Café dan Resto.

        Seiring berkembangnya usaha, ada    untuk keperluan sosial lainnya. Dalam
        tujuan lain yang ingin Yudi raih yakni   jangka panjang, Yudi berharap hasil
        memberikan manfaat bagi kepentingan   usahanya dapat digunakan juga untuk
        umat. Untuk merealisasikannya, Yudi   membuka atau memfasilitasi rumah
        mendonasikan keuntungan usaha       sakit serta membuka yayasan untuk
        melalui komunitas Sedekah Keroyokan   memberikan beasiswa kepada anak
        yang ia inisiasi. Melalui komunitas ini   kampung yang berprestasi.


                                                                           43
   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138