Page 86 - Astramagz Edisi September 2022
P. 86

SATU INDONESIA

                     Anak Nelayan Penggerak
                 Budidaya Lobster Berbasis IoT



            etika berstatus mahasiswa                     Penerima apresiasi SATU Indonesia
            Fakultas Perikanan                             Awards 2021 Bidang Teknologi
                                                             Hendra (kiri) saat memantau
      K dan Ilmu Kelautan                                     perkembangan lobster di
       Universitas Brawijaya, Hendra                          keramba salah seorang
                                                               nelayan.
       menemu kan kenyataan
       miris. Nelayan kerapu di
       Situbondo, Jawa Timur ter­                                 Saat meng ikuti
       paksa kehilangan pekerja­                               kuliah kerja nyata
       an  nya karena larang an kapal                          bersama satu rekan
       asing membeli langsung ke                              kuliahnya pada
       keramba nelayan lokal.                               2015, Hendra memilih
         Di sisi lain, Hendra sedih me­                   Situbondo untuk men­
       lihat potensi lobster di Indonesia              jadi daerah penelitian
       tidak tergali maksimal. Benih   karena ingin memecah kan kedua masalah
       lobster alias benur kerap menjadi   itu. Mereka mulai mengumpulkan data­data
       buruan untuk diekspor ke luar   potensi lobster, serta mengukur keadaan air,
       negeri, baik secara legal maupun   dan suhu di sana, untuk mengkalkulasi tempat
       ilegal. Penangkapan secara      ideal lobster berkembang.
       gila­gilaan ini berdampak kepada   Selama dua tahun penelitian, mereka ber hasil
       turunnya hasil tangkapan nelayan   menciptakan kotak sensor berbasis Internet of
       pencari lobster.                Things (IoT) untuk mengontrol kualitas air. Kotak
                                       sensor ditaruh di keramba, lalu disambungkan
                                       ke aplikasi Lobstech di komputer. Kondisi air
                                       keramba dapat di pantau langsung melalui
                                       aplikasi telepon geng gam. Hendra juga sudah
                                       men daftar kan paten tekno logi yang mereka buat.
                                         Awalnya, Hendra kesulitan memasarkan

                                       Lobstech kepada para nelayan. Namun, tekno logi
                                       baru ciptaannya ternyata mampu meng genjot
                                       produksi naik 50 persen. Waktu pembesaran
                                       lobster pun bisa dihemat jadi 3 bulan sekali
                                       panen, dengan berat mencapai 100 gram hanya
                                       dalam sebulan pemeliharaan.
                                         Dalam 3 tahun, teknologi Lobstech Hendra
                                       yang awalnya hanya di Situbondo sekarang telah
                                       merambah Pacitan, Jember, hingga Lombok.
                                       Anak nelayan yang kini sudah punya 15 pegawai
                                       itu bercita­cita paling sedikit ada 3.000 keramba
                                       yang terinstal teknologi IoT di Situbondo.

       84  September 2022 | www.astra.co.id
       84
               er 2022 | ww
          Septemb
                      astra.co.id
                     w.
   81   82   83   84   85   86   87   88   89   90   91