Page 190 - Astramagz - Edisi Oktober 2020
P. 190

PROFIL PENERIMA APRESIASI SATU INDONESIA AWARDS 2015


         RISNA HASANUDIN
         MANOKWARI, PAPUA

         SANG MERAK

         DARI TIMUR



         Di Kampung Kobrey banyak tinggal
         suku Arfak, penduduk asli terbesar di
         Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
         Perempuan Arfak dan anak-anak di
         sini kebanyakan putus sekolah, karena
         faktor adat/tradisi yang menganggap
         perempuan tidak perlu bersekolah tinggi,
         tapi hanya sampai kelas 3 SD. Saat putus
         sekolah ini mereka kebanyakan belum
         bisa baca tulis.

         Ada seorang perempuan relawan
         bernama Risna Hasanudin. Wanita muda
         asal Banda Naira, Maluku, kelahiran 1
         Februari 1988 ini datang ke Kampung
         Kobrey, Manokwari. Sarjana lulusan   Kegiatan Risna di Rumah Cerdas Arfak
         FKIP Universitas Pattimura Maluku ini   ini adalah mengajar membaca, menulis
         memutuskan untuk tinggal di Kobrey.   dan berhitung. Selain itu, Risna juga
         Risna prihatin dan miris melihat nasib   memberikan pelatihan tentang usaha
         anak-anak Papua khususnya perempuan   kecil.
         Arfak. Dia bertekad membantu anak-anak
         dan perempuan Arfak agar tak menjadi   Ada sekitar 20-30 perempuan Arfak yang
         generasi tertinggal.                telah mengalami perubahan dengan
                                             datangnya Risna. Kini mereka bisa menulis
         Pada September 2014, Risna mendirikan   dan membaca.
         rumah belajar (Rumah Cerdas Perempuan
         Arfak Papua Barat). Tujuannya, untuk
         mencerdaskan perempuan Arfak.




         130
   185   186   187   188   189   190   191   192   193   194   195