Page 125 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 125

anak, mengurangi paparan informasi
        bohong (hoax) yang hadir di media
        sosial, mengangkat potensi desa menjadi
        desa wisata/desa tematik edukatif
        serta membentuk kampung ramah
        anak. Dengan tujuan jangka panjang
        terbentuknya generasi emas yang tidak
        didikte teknologi, namun menguasai
        teknologi, serta mewarisi budaya dan
        kearifan lokal.

        Kampung Lali Gadget merekrut kawan-
        kawan pemuda di Desa Pagerngumbuk
        dan pemuda di Sidoarjo. Pemberdayaan
        pemuda dan masyarakat dilakukan di
        dalam dan di luar desa. Pemuda yang
        diberdayakan bertugas sebagai perencana,   Ahmad Irfandi sedang membuat mainan tradisional
                                            bersama seorang tukang kayu warga setempat.
        fasilitator edukasi, dan pendamping.

                                              mengurangi kecanduan gawai pada
        DAMPAK UTAMA ADANYA                   anak. Hal ini didapatkan dari kegiatan
        KAMPUNG LALI GADGET:                  parenting yang secara masif diadakan
        1.  Mengubah pola pikir anak-anak peserta   dalam KLG).
          Program KLG (lebih dari 1000 anak   4.   Munculnya kegiatan rekreatif dan
          telah diedukasi dan mendapat motivasi   edukatif bagi masyarakat.
          lebih bijak menggunakan gawai.    5.   KLG menjadi branding tersendiri bagi
        2.  Mengubah kebiasaan anak-anak di   masyarakat Desa Pagerngumbuk
          sekitar Gubuk Baca, sekitar 10-15 anak   Kedepannya kegiatan ini diharapkan
          yang intensif main ke gubuk baca   bisa memberi dampak ekonomi bagi
          telah mengurangi penggunaan gawai   masyarakat setempat. Setidaknya
          mereka. (Awalnya pulang sekolah   dengan ada aktivitas rutin dan
          langsung pegang gawai, namun      kunjungan berkala dari pendatang
          sekarang sepulang sekolah mereka   maka bisa memberi keuntungan
          lebih memilih bermain di gubuk baca).  dan memberdayakan masyarakat
        3.   Mengubah pola pikir orang tua dalam   sekitar. Secara bertahap, KLG
          mengasuh anak (sekitar 30 orang   melakukan pengenalan Usaha Mikro
          tua sekitar gubuk baca serta puluhan   Kecil Menengah (UMKM) desa dan
          orang tua lainnya dari berbagai   tersedianya tempat jualan untuk warga
          tempat menyadari pentingnya       saat kegiatan.


                                                                           35
   120   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130