Page 123 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 123

PENDORONG PERMAINAN


        TRADISIONAL ATASI

        KECANDUAN GAWAI




               chmad Irfandi, pemuda asli Desa
               Pagerngumbuk, Kecamatan
        A Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo,
        Jawa Timur menyimpan kekhawatiran
        atas bahaya kecanduan gadget
        atau gawai yang dialami anak-anak.
        Keresahannya ini melatarbelakangi
        gagasan Kampung Lali Gadget (KLG).
        Program ini digagas Irfandi pada 1 April
        2018 di kampung halamannya untuk
        mengantisipasi agar kecanduan gawai
        bisa terhindar di lingkungan tempat
        tinggalnya.
        Fokus kegiatan ini mengadakan
        program konservasi budaya untuk
        mengangkat permainan tradisional
        untuk mengalihkan perhatian anak-
        anak dari gawai. Pada 2018-2019
        setidaknya KLG mengadakan aktivitas
        rutin setiap dua bulan sekali. Kegiatan
        ini mulanya digelar untuk anak-anak   Ahmad Irfandi memegang mainan tradisional
                                            di sekretariat KLG.
        di Pagerngumbuk dan makin meluas.
        Irfandi melakukan pendekatan ke
        sekolah-sekolah serta memanfaatkan
        jejaring komunitas.                 KLG berhasil mendatangkan 475 anak.
                                            Kegiatan ini gratis untuk warga desa
        Kegiatan ini bertujuan mengurangi   dan biaya Rp 15.000 per anak yang
        ketergantungan gawai pada anak dan   berasal dari luar desa. Sejak kegiatan
        mengurangi efek negatif penggunaan   ini dilakukan hingga saat ini sudah
        gawai yang berlebihan. Pada 2018,   melibatkan lebih dari 1000 anak.


                                                                           33
   118   119   120   121   122   123   124   125   126   127   128