Page 85 - Astramagz - Edisi Oktober 2020
P. 85
th
bagus-bagus ini bikin pusing serta khusus, selanjutnya tim verifikasi 11
bingung menentukan yang terbaik. SATU Indonesia Awards 2020 terjun ke
Namun dengan banyaknya peserta lapangan untuk melihat secara langsung,
yang bagus menjadi indikasi positif bagi memverifikasi data, dan melakukan
Indonesia,” ujar Onno W. Purbo, salah serangkaian riset, serta pengumpulan
satu juri yang juga merupakan Pakar data peserta. Kemudian tim verifikasi
Teknologi Informasi. melaporkan kepada para juri lewat data
faktual via video, foto, dan data terkait
Dengan jumlah peserta yang begitu besar lainnya.
ragam karya dan program sangat variatif.
“Karya para peserta lebih bervariasi dan Fase penjurian selanjutnya adalah memilih
penyebarannya lebih luas dari ujung timur 24 semi finalis kategori umum dan
sampai barat Indonesia. Sebagai juri, kami 17 semifinalis kategori khusus untuk
senang melihat anak muda Indonesia kemudian dipilih menjadi 12 finalis
memiliki semangat berjuang untuk kategori umum dan 11 finalis kategori
memajukan Indonesia,” tutur Boy Kelana khusus. Sebenarnya, untuk kategori
Soebroto. khusus akan diambil 10 finalis saja.
Namun karena kualitas dan nilai yang
Setelah terpilih 24 semi finalis ketegori mirip maka diputuskan menjadi 11 finalis
umum dan 17 semifinalis kategori kategori khusus.
Proses penjurian cukup mengundang
perdebatan seru, terlebih dengan
beragamnya perspektif dewan juri.
Para juri harus ekstra menganalisis dan
memilih. Semakin menuju babak final
proses penjurian semakin membutuhkan
kejelian karena kualitas finalis
perbedaannya tidak terlampau jauh.
“Di balik meja penjurian tentu terjadi
perdebatan. Apalagi jika menyangkut
finalis yang sama-sama bagus,”ujar Billy
Boen.
Setelah terpilih, para finalis secara
virtual dengan difasilitasi Astra,
mempresentasikan langsung karya dan
programnya di hadapan para dewan juri.
Ada kalanya jaringan yang tersendat membuat proses penjurian
daring jadi sedikit terhambat. Dari hasil presentasi langsung, dewan
25

