Page 83 - Astramagz - Edisi Oktober 2020
P. 83

TERHALANGI


          PANDEMI, PROSES


          PENJURIAN LAKUKAN


          LOMPATAN INOVASI






          Kondisi pandemi COVID-19 para juri   Affairs Astra sekaligus anggota dewan
          untuk berinovasi dan beradaptasi dalam   juri, Riza Deliansyah.
          melakukan proses penjurian. Aplikasi
          teknologi terkini menjadi pilihan demi   Namun, berbeda dari tahun-tahun
          menjaga kualitas dan faktualitas.  sebelumnya, tahun ini proses penjurian
                                             terhalangi tembok pandemi COVID-19.
             emangat Astra Terpadu           “Tahun ini sangat menantang karena
             Untuk (SATU) Indonesia          ada pandemi, sehingga kami tidak bisa
         SAwards sebagai ajang               datang langsung mencari anak-anak
          apresiasi tingkat nasional tentu   muda berprestasi. Dengan kondisi
          memerlukan keberadaan dewan        pandemi COVID-19, para juri melakukan
          juri yang independen, obyektif,    inovasi dengan melakukan penjurian
          serta kompeten. Apalagi, jumlah    secara virtual,” lanjut Riza.
          peserta SATU Indonesia Awards dari
          tahun ke tahun terus bertambah     Untuk memilih penerima apresiasi yang
          dengan kualitas program yang selalu   berkualitas dan orisinil, proses penjurian
          meningkat pula.                    dilakukan oleh juri berkompetensi. Dari
                                             akademisi ada Prof. Emil Salim, Dosen
                          th
          “Jumlah pendaftar 11   SATU Indonesia   Ilmu Lingkungan Pasca Sarjana Universitas
          Awards 2020 mencapai 10.036 atau   Indonesia; Prof. Nila Moeloek, Dosen
          naik 15,9% dari tahun sebelumnya.   Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia;
          Angka ini secara bertahap meningkat   Prof. Fasli Jalal, Rektor Universitas YARSI
          bila dibandingkan dengan pelaksanaan   & Guru Besar Universitas Negeri Jakarta;
          pada tahun 2010 yang hanya mencapai   Ir. Tri Mumpuni, Pendiri Institut Bisnis dan
          120 pendaftar,” tutur Chief of Corporate   Ekonomi Kerakyatan (IBEKA); Onno W.




                                                                           23
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88