Page 34 - Astramagz - Edisi Oktober 2020
P. 34
| EKSKLUSIF |
Penanggulangan Demam
Berdarah Dengue pada
Era Pandemi COVID-19
Pada tahun 2020 muncul wabah baru yang menyebar ke seluruh dunia tak
terkecuali Indonesia, Coronavirus disease (COVID-19). Pandemi COVID-19
masih belum bisa diatasi, kini muncul kekhawatiran penyakit menular lain yang
sebenarnya sudah menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia sejak lama,
yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD).
emam Berdarah Dengue merupakan
penyakit khas daerah beriklim
D tropis, salah satunya di Indonesia. Di
Indonesia, DBD dikenal pertama kali pada
tahun 1968. Berdasarkan data resmi yang
dirilis oleh Kementerian Kesehatan Republik
Indonesia, pada periode Januari—Juni 2020,
terjadi sekitar 70.000 kasus DBD di seluruh
Indonesia yang merupakan yang tertinggi
selama tiga tahun terakhir.
Setiap tahun, puncak kasus DBD terjadi
pada bulan Maret. Namun, pada tahun ini
penambahan kasus masih terjadi pada bulan
Juni hingga mencapai 100—500 kasus per 1
hari.
TINGKATKAN KEWASPADAAN PADA DBD lain, Professor of Emerging Infectious (1) Sambutan Head of
Angka kasus DBD yang semakin meningkat Diseases LSHTM Martin Hibberd, LSHTM Corporate Communications
Astra Boy Kelana Soebroto
membuat masyarakat Indonesia harus Joseph Biggs, Professorial Research Fellow (kanan atas) dalam webinar
lebih waspada. Terlebih Indonesia sudah LBM Eijkman Institute Dengue Research Unit Penanggulangan Demam
Berdarah di Era COVID-19 hari
memasuki musim penghujan yang dapat Professor David H. Muljono, serta Senior ini (29/9) bersama pembicara
memunculkan genangan sebagai media Researcher LBM Eijkman Institute Dengue Professor of Emerging
Infectious Diseases LSHTM
berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti Research Unit Dr. Tedjo Sasmono. Martin Hibberd (tengah atas),
si pembawa virus dengue. Tak sampai di LSHTM Joseph Biggs (kiri atas),
Professorial Research Fellow
situ, masyarakat Indonesia juga tetap harus KETERKAITAN ANTARA DBD DENGAN LBM Eijkman Professor David.
berhati-hati dengan wabah COVID-19. COVID-19 H Muljono (bawah tengah)
serta Senior Researcher LBM
Guna meningkatkan kewaspadaan Penyakit COVID-19 dan DBD sama-sama Eijkman Dr Tedjo Sasmono
masyarakat terhadap wabah DBD di disebabkan oleh infeksi virus. Kendati (bawah kiri).
Indonesia, Astra berkolaborasi dengan keduanya berbeda, tapi risikonya tak bisa
The London School of Hygiene & Tropical kita abaikan. Apalagi kedua penyakit ini
Medicine (LSHTM) dan Lembaga Biologi cenderung memiliki kemiripan, baik secara
Molekuler (LBM) Eijkman selenggarakan klinis maupun laboratorium. Dalam webinar
web seminar (webinar) dengan topik ini para pembicara membahas adanya
“Penanggulangan Demam Berdarah di Era
COVID-19”.
Webinar yang berlangsung secara virtual Astra berharap dengan pembentukan Unit Dengue LBM
pada 29 September 2020 ini menghadirkan Eijkman dapat semakin mendukung penelitian yang kondusif
sejumlah pakar sebagai pembicara. Antara untuk perkembangan diagnosis dengue di Indonesia.
32
Edisi 10 | Oktober 2020 www.astra.co.id

