Page 178 - Astramagz - Edisi Oktober 2020
P. 178
PROFIL PENERIMA APRESIASI SATU INDONESIA AWARDS 2013
JOKO SULISTYO
WONOGIRI, JAWA TENGAH
PENYALUR AIR TANAH KAPUR
Tahun 2001, Joko Sulistyo, salah
satu anggota pecinta alam KMP Giri
Bahama, Fakultas Geografi Universitas
Muhammadiyah Solo melakukan jelajah
gua di Kecamatan Eromoko. “Ada 13
gua, dan saat saya masuk di Gua Suruh
saya menemukan sungai di dalamnya.
Satu-satunya gua yang ada airnya,” kata
Joko berkisah.
Ia merasa, kalau air yang di sungai ini bisa
diangkat ke atas, bisa menjadi sumber
mata air tambahan untuk masyarakat
setempat. Bagaimana caranya? Itulah
yang perlu waktu menemukannya.
Tidak hanya itu, langkah pertama untuk
menginformasikan hal ini pada penduduk,
sementara penduduk setempat tidak ada
satupun yang berani masuk Gua Suruh. Kesulitan terbesar memang kondisi
Sementara ribuan penduduk di daerah alam. “Kami tetap menjaga biota dan
Wonogiri dan Gunung Kidul itu setiap kehidupan yang sudah ada di gua tidak
puncak musim kering harus membeli air terganggu,” kata pria 31 tahun ini. Hasil
dari Kota Yogyakarta untuk keperluan jerih payah selama enam bulan terbayar.
minum. Mandi saja belum tentu sehari Air bisa didorong ke atas, bahkan sampai
sekali. Kondisi ini dirasakan betul 544 ke tower air yang ditaruh di atas bukit. Air
Kepala Keluarga atau 2.350 jiwa di Desa sudah mengalir ke Desa Pucung. Hasilnya,
Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten masyarakat bisa mengambil air di bak-bak
Wonogiri, Jawa Tengah. penampungan di sekitar desa kapan saja.
118

