Page 107 - Astramagz Edisi April 2023
P. 107
INSPIRASI
Mira Lesmana
Bangkitkan Geliat Perfilman Indonesia
Darah seni memang mengalir dalam tubuh Mira Lesmana. Ayah ibunya,
yaitu Jack dan Nien Lesmana, merupakan tokoh musisi senior Indonesia.
Meski begitu, bukan musik yang menjadi pilihan Mira, melainkan perfilman.
etertarikannya dalam dunia film layar lebar memang
sudah dibangun sejak dini. Saat Mira kecil, nonton film
K bareng di bioskop menjadi agenda hiburan keluarga.
Beranjak dewasa, Mira memilih sekolah film. Meski begitu,
perempuan yang lulus dari Institut Kesenian Jakarta ini
memulai kariernya di dunia periklanan terlebih dahulu.
Mira sempat menjadi co-producer film Ceh Kucak Gayo
pada 1995. Pada 1996, Mira mendirikan rumah
produksi Miles Production, yang kini disebut Miles
Films. Dari sinilah, karya-karya besarnya tercipta.
Mira yang dikenal sebagai produser
“bertangan dingin” ini banyak menghasilkan
karya film Indonesia yang memiliki ciri khas
dan kualitas. Sebut saja Petualangan Sherina
(2000), Ada Apa Dengan Cinta (2002), Laskar
Pelangi (2008), yang sangat digandrungi
pada masanya. Film-film hasil garapannya
tersebut sukses membangkitkan geliat dunia
perfilman Indonesia yang sempat “mati suri”.
Tak hanya menciptakan film, Mira juga
berjuang agar sineas-sineas Indonesia bisa
bebas berekspresi melalui karyanya tanpa
adanya belenggu sensor yang sewenang-
wenang. Bicara tentang perempuan di
industri perfilman, Mira mengungkapkan
tak harus melulu membuat film tentang
perempuan. Namun, dalam film tersebut
harus ada andil yang besar dari para
perempuan. “Kita harus saling
memberikan empowerment kepada
perempuan,” pungkas Mira.
105
www.astra.co.id.astra.co.id
April 2023 10 5 www

