Page 242 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 242
PROFIL PENERIMA APRESIASI SATU INDONESIA AWARDS 2020
Muhammad Aria Yusuf
Jakarta Timur - DKI Jakarta
PENDAMPING PETANI
BERBASIS TEKNOLOGI
danya Keresahan atas fenomena
pembelian panen kelapa oleh
A tengkulak dengan harga yang
rendah padahal produk kelapa Indragiri
Hilir memiliki kualitas yang diminati
pasar internasional, menjadi penggerak
awal InacomID. InacomID yang digagas
empat orang sahabat berlatar belakang
keahlian berbeda, yaitu: seorang
pengusaha logistik, mantan pegawai
bea cukai, penjual hasil tani dan ahli
teknologi informatika (IT) ini hadir
untuk menyejahterakan petani dengan
menghubungkan petani, pemilik lahan,
usaha kecil mikro dengan pasar lokal
dan internasional untuk kegiatan jual
beli.
Tak hanya soal menjadi perantara,
InacomID juga turun ke masyarakat
untuk mengedukasi petani cara terbaik komoditi para petani. Sebelumnya, para
bertani. Pasalnya para petani masih petani di Tembilahan dan Indragiri Hilir
menggunakan cara tradisional, sehingga hanya memperoleh Rp 400-1.300 per
tak bisa mengatur kualitas produk yang kilogram. Kini, petani bisa menjual hasil
akan dihasilkan. Selain itu, InacomID panennya kepada InacomID sampai
juga mengedukasi petani bahwa ada Rp 750-2.100 per kilogram. Saat ini,
lonjakan nilai pada komoditas tertentu InacomID beroperasi di 9 titik lima
sehingga tidak perlu menjual kepada provinsi, yaitu: Tembilahan dan Indragiri
tengkulak dengan harga murah untuk Hilir, Tanjung Jabung Timur, Lampung
barang berkualitas. Berkat edukasi ini, Selatan, Surabaya, serta Buton Utara dan
terjadilah peningkatan daya tawar Donggala.
152

