Page 149 - Astramagz Edisi Oktober 2021
P. 149
dapat menjangkau penyandang
disabilitas, dosen di Kampus Akademi
Pekerjaan Sosial Kupang, pemerintah,
dan masyarakat desa.
MOTIF DAN HARAPAN
Masih banyak masyarakat yang belum
paham dengan isu Inklusi disabilitas,
sehingga perlakuan mereka terhadap
difabel masih dianggap sebagai model
charity atau belas kasihan. Ada juga
yang menganggap bahwa difabel
itu merepotkan, orang yang selalu
membutuhkan bantuan dan ada juga
yang berpikir bahwa difabel itu tugas dan
tanggung jawabnya hanya di dinas sosial.
Elmi dan Agnes, salah satu volunteer yang biasa
membantu Elmi dalam beraktifitas sehari-hari atau
GARAMIN NTT dibentuk dengan pada saat kegiatan lainnya. Kupang. Nusa Tenggara
tujuan mengubah pola pikir Timur.
para penyandang disabilitas agar
dapat melakukan kegiatan sesuai
kemampuan dan kelebihan yang
mereka miliki. GARAMIN juga ingin Musrenbangcam dan Musrenbangkab.
mengubah mindset pemerintah dan Serta mendorong pemerintah agar
masyarakat pada umumnya pada bekerja sama membantu para
para penyandang disabilitas yang penyandang disabilitas untuk bisa aktif
dianggap selalu membutuhkan belas dalam pembangunan. Selain itu, para
kasihan dan juga diurus oleh dinas penyandang disabilitas yang berusia
sosial. Para penyandang disabilitas 17 tahun ke atas juga dapat diberikan
bisa menjadi pemimpin jika diberikan kemudahan akses untuk bisa memiliki
akses dan kesempatan dan juga dapat e-KTP dan KK. GARAMIN juga berharap
berkontribusi dalam pembangunan semakin banyak tersedianya alat bantu
dan program tujuan pembangunan bagi para penyandang disabilitas,
berkelanjutan yang inklusif. seperti kursi roda, tongkat tuna netra
dan juga akses dan fasilitas bagi
Kedepannya, GARAMIN NTT ingin disabilitas di tempat-tempat umum.
terlibat lebih banyak dan aktif dalam Serta meningkatkan kapasitas kelompok
kegiatan pemerintahan, seperti difabel di desa-desa.
59

