Page 104 - Astramagz - Edisi Oktober 2020
P. 104

Ia juga mencoba sejumlah cara untuk
          menarik minat santri terlibat dalam
          program ini. Salah satunya mengajak
          mereka berpraktek simulasi beternak
          atau bertani. Para santri yang berminat
          akan diminta membuat program dan
          mempresentasikan kepada pengasuh
          pondok. Setelah usulannya dianggap
          layak, pengasuh pondok memberi modal
          untuk budidaya. Santri itu membeli semua
          kebutuhan ternak atau taninya sendiri.

          Ketika panen tiba, santri akan diminta
          berbagi profit untuk infak, badan
          usaha pesantren, dan investor. Sisanya
          bisa disimpan oleh para santri untuk
          tabungan. Jika rugi, santri tak diminta
          sepeser pun untuk mengembalikan
          modal. Rizki menilai strategi ini bisa
          menarik minat para santri untuk mencoba   Melalui para kiai, santri diyakinkan bahwa memiliki softskill
          menjadi wirausaha dan menekuni          seperti bertani, beternak, atau budidaya ikan.
          pertanian dan peternakan.




















                   Program ini telah dijalankan pada 36 kelompok santri yang masing-masing beranggotakan 20 orang.





         44
   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108   109