Page 5 - Astramagz - Edisi September 2020
P. 5

| RAGAM |




          (1-2) Workshop Wartawan
          Pasar Modal 2020 dilakukan   1
          secara virtual dengan
          narasumber Grup Astra dan
          bintang tamu Ahmad Abdul.

























          Workshop Wartawan Pasar Modal 2020




               mpat perusahaan Grup Astra memaparkan   belanja modal, pengelolaan biaya dan modal
               kinerja perusahaan Semester I dalam acara   kerja, serta memastikan likuidi tas ter jaga.
         E Workshop Wartawan Pasar Modal pada 25   Pandemi dan langkah-langkah pe nang gulang an-
          dan 27 Agustus 2020. Acara yang yang biasanya   nya masih akan berpengaruh pada bisnis Grup
          digelar secara tatap muka ini, kini berlangsung   Astra selama sisa tahun ini,” ujarnya.
          virtual karena adanya pandemi COVID-19.     Direktur AOP Wanny Wijaya menjelaskan
            Head of Corporate Investor Relations Tira   perfor ma Kuartal I masih positif dan menurun
          Ardianti mendapat kesempatan pertama me-  sejak PSBB dimulai April 2020. Ke depan AOP
          maparkan kinerja dari perusahaan PT Astra   tetap melanjutkan strategi LEAP, penambahan
          International Tbk pada 25 Agustus. Sesi hari   toko online yang membantu revenue dan pro-
          kedua giliran PT Astra Otoparts Tbk (AOP), PT   duk baru sesuai kondisi pandemi seperti alat
          Astra Agro Lestari Tbk (AAL) dan PT United   pelindung diri. “Manufaktur dan trading kami ter-
          Tractors Tbk (UT).                       dampak secara signifikan. Pada semester I 2020,
            Perusahaan Grup Astra Semester I 2020   kami membukukan pendapatan Rp5,6 triliun,
          hampir semua lini bisnis menurun akibat   dengan catatan rugi bersih Rp296,09 miliar.”
          pandemi dan Pembatasan Sosial Berskala      Corporate Secretary UT Sara K Lubis menjelas-
          Besar (PSBB). Namun, Tira memastikan neraca   kan penurunan kinerja semester I 2020 karena
          keuangan Grup tetap kuat karena di dukung   faktor harga komoditi dan pandemi, terutama
          tersedianya fasilitas pinjaman Rp38,6 triliun.   batu bara dan emas. Pandemi juga memengaruhi
          “Grup Astra tetap fokus pada pengurangan   tertundanya tender kontraktor konstruksi.
                                                   Namun, UT tetap berkomitmen menjadi kontrak-
                                                   tor paling efisien, produktif, serta melakukan
                                                   per forma sesuai janji dan ekspektasi klien atau
                                                   operational excellent.
                                                      Berbeda dengan lainnya, AAL malah mem-
                                                   buku kan catatan positif di semester I. Direktur
                                                   AAL Mario Gultom menjabarkan pendapatan
                                                   operasional naik dari Rp8 triliun pada 2019
                                                   men jadi Rp9 triliun. Laba operasional meningkat
                                                   796% jadi Rp391,9 miliar, disebabkan kenaikan
                                                   harga CPO dan efisiensi biaya pengeluaran.


                                              2


                                                            3
                                        www.astra.co.id                 Edisi 9 | September 2020
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10