Page 100 - Astramagz Edisi April 2022
P. 100
KULINER
Si Manis, Primadona Baru Kuliner Garut
Lupakan sejenak dodol yang telah terlebih dulu menjadi ikon kuliner Garut.
Makanan yang satu ini sebenarnya bukan kreasi baru. Namun, Burayot naik
daun dan viral lantaran nama dan bentuknya yang unik.
Foto: 123rf/
ikarahma
ama “burayot” diyakini klasik ini cocok dimakan dengan
berasal dari bahasa Sunda didampingi secangkir teh atau
N gayot (ngagayot atau kopi panas, sambil berbincang
ngaburayot), yang merujuk pada bersama keluarga maupun sekadar
kata “menggantung” dalam menikmati keindahan alam Garut.
bahasa Indonesia. Ini karena Tak sulit mencari burayot di
untuk mendapatkan bentuk yang Garut, terlebih setelah kudapan
runcing di atas menyerupai buah ini menjadi dikenal masyarakat
salak pada ”kulit” kuenya, maka luas. Anda bisa membelinya
adonan yang terbuat dari tepung di penjaja makanan pinggir
beras bercampur gula merah dan jalan, warung, atau dalam
minyak kelapa ini harus digoreng kemasan apik yang dijual
sedemikian rupa dengan teknik di pusat oleh-oleh. Dengan
menggantung. popularitasnya yang merangkak
Rasanya? Jika Anda mengenal naik, burayot kini kerap menjadi
kue tradisional Ali Agrem atau kue incaran para pelancong yang
cincin maka tentu rasa burayot tak bertandang ke Garut untuk
akan asing lagi di lidah. Kudapan dijadikan buah tangan.
98 April 2022 | www.astra.co.id

