Page 75 - Astramagz Edisi April 2021
P. 75

INFO SEKURITI



                                      Pembentukan Polisi

                                      Virtual di Indonesia




                                                    pidana, ahli bahasa, dan
                                                    ahli informasi dan transaksi
                                                    elektronik (ITE).
                                                  ■  Jika ahli mengatakan konten
                                                    tersebut memuat pelanggaran
                                                    pidana, baik penghinaan
                                                    atau yang lainnya, langkah
       Pembentukan     amis, 25 Februari 2021,      selanjutnya adalah diajukan
       Polisi Virtual
       di Indonesia    Kepolisian Republik          ke direktur siber atau pejabat
       menjadi
       salah satu   K Indonesia resmi               yang ditunjuk di siber
       terobosan agar
       masyarakat   menjalankan Virtual Police (Polisi   memberikan pengesahan.
       semakin
       bijak dalam   Virtual) yang digagas Kapolri   ■ Kemudian Virtual Police Alert
       mengelola dan
       memanfaatkan   Jenderal Listyo Sigit Prabowo.   dikirim secara pribadi ke akun
       media sosial.
                  Pembentukan Polisi Virtual        yang bersangkutan secara
                  bertujuan memberikan edukasi      resmi.
                  terkait penyebaran konten yang   ■  Peringatan akan dikirimkan
                  dapat menyebabkan pelanggaran     lewat direct message (DM)
                  pada Undang-Undang ITE.           karena peringatan ini bersifat
                    Mengutip artikel berita tirto.id,   rahasia.
                  berikut cara kerja dan aturan dari   Pembentukan
                  unit Polisi Virtual:            Polisi Virtual
                  ■  Polisi Virtual memberikan    di Indonesia
                    peringatan kepada akun di     menjadi salah satu
                    media sosial yang diduga      terobosan yang juga
                    melanggar. Hal ini dilakukan   memengaruhi
                    setelah mempertimbangkan      para pengguna
                    pendapat ahli, bukan pendapat   media sosial
                    subjektif penyidik Polri.     untuk semakin
                  ■  Saat akun mengunggah         bijak dalam
                    tulisan gambar yang           mengelola dan
                    berpotensi melanggar pidana,   memanfaatkan
                    petugas akan menyimpan        media sosial,
                    tampilan unggahan itu untuk   terlebih ancaman
                    dikonsultasikan dengan tim    terhadap UU ITE
                    ahli yang terdiri dari ahli   semakin nyata.




                            www.astra.co.id  73   Edisi 4 | April 2021
   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80